Fitri Belajar Gulat dan Perbedaan di Amerika

Fitri bersama Mila dan Ragdha sesama peserta pertukaran pelajar (foto:yesprograms.org)

Fitri bersama Mila dan Ragdha sesama peserta pertukaran pelajar (foto:yesprograms.org)

Cewek dan gulat? Sepertinya enggak banget ya. Tapi siapa bilang tidak bisa. Fitri Ani, kelas 3 SMA, membuktikannya dan belajarnya malah di Amerika. Ia mencoba olahraga gulat saat menjadi peserta program pertukaran pelajar Youth Exchange and Study (YES) yang diadakan Amerika Serikat. Kedutaan Amerika Serikat biasanya akan memilih para pelajar Indonesia yang duduk di bangku SMA untuk pergi ke negeri Paman Sam itu. Mereka nantinya akan tinggal bersama keluarga Amerika. Pastinya, sejuta pengalaman bisa didapat oleh para pelajar yang beruntung itu, Sobat Teen. Nah bagi Fitri, pengalaman menggeluti olahraga gulat itu salah satunya. Yuk kita simak wawancara kakak Nurika Manan dengan Fitri dalam Bincang Kita.

Kegiatan kamu di sana apa saja, apa yang berbeda dari yang ada di Indonesia ?
Yang berbeda itu di sana, memang sekolahnya beda. Kita di sana cuma ada enam pelajaran dalam satu hari, dan juga ekstrakulikulernya. Saya masuk di tim gulat sekolah saya, dan itu benar-benar sangat berbeda. Bedanya, dari postur badan saya tidak terlalu besar, saya kecil. Berat badan saya cuma 103 pon atau di kita itu cuma sekitar 47 kilogram.
Memang kamu suka gulat?
Sebenarnya sih enggak. Cuma suka nonton WWF Smack Down, terus ketika orang tua saya tanya “kamu suka apa?”, saya bilang “saya suka nonton Smack Down.” Lalu kata mereka, disini ada gulat lho kenapa enggak coba, terus aku aku bilang, “enggak aah nanti saya patah-patah tulangnya.” Terus mereka bilang; “kamu enggak bakalan kenapa-kenapa.” Akhirnya, karena sering digituin terus sama orang tua, katanya daripada dirumah nanti kamu enggak ngapa-ngapain lho, enggak ada kerjaan. Ya, terus ya udahlah apa salahnya aku coba. Dan ternyata waktu masuk tim gulat disana itu, mereka itu orangnya baik-baik. Kalau saya merasa capek, teman-teman disana itu selalu bilang “ayo Fitri kamu bisa.” Dan setiap saya ikut turnamen, dan saya kalah, mereka selalu bilang “wah, kamu keren ya.”

Kompetisi yang kamu ikuti apa saja?
Biasanya cuma turnamen sekolah buat pegulat cewek-cewek.

Apa saja yang diajarkan dalam gulat?
Di gulat itu jadi, 30 menit kita latihannya lari di lapangan football. Itu kita lari kelilingin lapangan itu selama 30 menit, enggak boleh berhenti dan enggak boleh jalan, dan setelah itu kita masuk ke ruangan gym-nya, dan kita diajarin macam gerakan-gerakan supaya lawan kita K.O (kalah), banting-banting orang, angkat-angkat orang, begitu belajarnya. Jadi, belajar cara ngejatuhin orang, kayak angkat kakinya gitu. Terus sama latihan work out gitu, kayak angkat beban.

Kamu kan ikut Program YES (Youth Exchange Studies) Apa pengalaman yang kamu dapat?
Banyak sih sebenarnya. Tapi, disini saya jadi benar-benar bisa menerima perbedaan, karena di Indonesia itu enggak banyak ya pasangan-pasangan yang memang satu jenis. Tapi, ketika saya pergi kesana, orang-orang disana kan mendukung gay dan lesbian comunity. Wah ternyata orang disini mendukung ya, iya mereka juga harus punya hak yang sama. Jadi, aku lebih berpikir terbukalah terhadap suatu perbedaan. Program ini juga membuat saya lebih mandiri, karena biasanya saya cuma bisa nangis minta tolong sama mama. Apalagi kalau pagi-pagi berangkat sekolah, cuma bisa teriak-teriak minta sepatu dan sarapan. Tapi kalau sekarang kan sarapan buat sendiri, pergi sekolah alat-alat saya siapin sendiri. Jadinya kan, jangan terus-terusan bergantung sama orangtua juga kan.

Apa sih yang paling berkesan dari kegiatan gulat kamu?
Yang paling berkesan itu waktu ulang tahun saya di tanggal 10 Januari. Di saat itu saya punya turnamen di tanggal 11-nya. Itu hari pertama saya menang. Pertama kalinya saya menang, dan itu rasanya kayak mimpi, soalnya saya enggak percaya bisa ngalahin orang. Jurinya terus langsung angkat tangan saya kan, dan itu rasanya bener-bener extra ordinary banget!keren banget!

Sumber: http://www.portalkbr.com/berita/TeenVoice/2817867_4443.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s